BALI – Sebagai tindak lanjut nyata atas Nota Kesepahaman (MoU) antara Majelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia dengan Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI), MPK mengirimkan utusan resmi dalam FGBMFI World Convention 2026 yang diselenggarakan di Bali pada 13–15 Agustus 2026. MPK Indonesia diwakili oleh Pdt. Fu Kwet Khiong, M.A., Pengurus Bidang IV: Kemitraan MPK di Indonesia.
Konvensi dunia tahun ini mengusung tema “One Fire, One Vision for Acceleration”, sebuah tema yang dinilai sangat relevan dengan arah kemitraan MPK-FGBMFI: bergerak dari tahap penandatanganan MoU menuju kolaborasi nyata yang mempercepat transformasi pendidikan Kristen di Indonesia.

Selama rangkaian konvensi berlangsung, utusan MPK mencermati adanya titik temu yang kuat antara visi FGBMFI dalam membangun pemimpin marketplace yang berintegritas dan berdampak bagi bangsa, dengan panggilan MPK untuk mempersiapkan generasi melalui pendidikan Kristen.
“Kami melihat titik temu yang sangat kuat antara visi FGBMFI dalam membangun pemimpin marketplace yang berintegritas dan berdampak bagi bangsa, dengan panggilan MPK untuk mempersiapkan generasi melalui pendidikan Kristen. Tema ‘One Fire, One Vision for Acceleration’ sangat relevan dengan kebutuhan kita saat ini, yakni bergerak dari MoU menuju kolaborasi nyata yang mempercepat transformasi pendidikan Kristen,” ujar Pdt. Fu Kwet Khiong.
Sejumlah peluang kolaborasi strategis antara MPK dan FGBMFI yang teridentifikasi dari konvensi ini meliputi:
- Penguatan jejaring antara Majelis Pendidikan Kristen di daerah (MPKW) dengan chapter-chapter FGBMFI di seluruh Indonesia;
- Mentoring pemimpin sekolah Kristen oleh para profesional dan pengusaha;
- Kerja sama sekolah dengan dunia usaha;
- Pengembangan kewirausahaan (entrepreneurship) dan kepemimpinan generasi muda;
- Dukungan dan penguatan bagi sekolah-sekolah Kristen yang membutuhkan.

Di tengah rangkaian konvensi, utusan MPK juga berkesempatan bertemu dan berbincang dengan Bapak Anthony Putirai, Director World Convention FGBMFI 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum perkenalan MPK sekaligus penegasan semangat pelayanan dan kolaborasi untuk bersama-sama memperkuat pendidikan Kristen di Indonesia.

