Perjalanan Sejarah MPK
Cikal Bakal
31 Maret 1930
Organisasi ini pertama kali didirikan dengan nama De Schoolraad voor Christelijke Scholen in Nederlandsch-Indië berdasarkan Besluit (Keputusan Pemerintah Hindia Belanda) tertanggal 8 Mei 1930 No. 37 (Tambahan Berita Negara No. 61/1930) sebagai wadah koordinasi bagi sekolah-sekolah Kristen di wilayah Hindia Belanda.
Awal Berdiri
5 Juni 1950
Majelis Pusat Pendidikan Kristen di Indonesia (MPPK) dibentuk pada 5 Juni 1950 oleh tokoh-tokoh gereja yang mempunyai perhatian terhadap keberadaan sekolah-sekolah Kristen di Indonesia. Sejak awal pembentukannya, MPPK merupakan wadah kerja sama yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen yang bertugas mengkoordinasikan pendidikan Kristen di tingkat nasional.
Kontribusi dan Kemitraan
8 November 1971
MPK menjadi salah satu organisasi pemrakarsa terbentuknya Musyawarah Perguruan Swasta (MPS) Pusat, bersama lembaga-lembaga lain seperti Taman Siswa, Muhammadiyah, Katolik, dan LP Ma'arif NU. MPS kemudian berkembang menjadi Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS).
Perkembangan dan Perubahan Nama
2000
Melalui Kongres XIII MPPK yang diselenggarakan di Yogyakarta, nama organisasi diubah menjadi Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia (MPK). Perubahan ini mencerminkan semangat pembaruan dan peran strategis yang semakin luas dalam dunia pendidikan.
Kondisi Terkini
2025
Hingga tahun 2025, Majelis Pendidikan Kristen (MPK) tercatat memiliki:
500+
Yayasan Anggota
80
Pengurus Harian Pusat
535
Pengurus Harian Wilayah
7.000
Satuan Pendidikan
Peran dan Kemitraan
Sejak awal, MPK dirancang sebagai wadah pemikiran strategis dan penggagas visi pendidikan Kristen di Indonesia. MPK secara aktif menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga, baik dari kalangan gerejawi, swasta, maupun pemerintah, guna mengoptimalkan kontribusi umat Kristen dalam dunia pendidikan.
23 MPK Wilayah (MPKW) di Seluruh Indonesia
Dalam menjalankan pelayanan, MPK membentuk 23 MPK Wilayah (MPKW) di seluruh Indonesia, antara lain:
Peta Sebaran MPKW
Peta Sebaran MPKW di Seluruh Indonesia
