Jakarta, 7 Maret 2026 – Istilah pembelajaran mendalam (deep learning) belakangan semakin sering dibicarakan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Namun sebenarnya, konsep ini bukan hal baru. Pembelajaran mendalam merupakan pendekatan yang menekankan pemahaman konsep secara utuh, kemampuan mengaitkan pengetahuan dengan situasi nyata, serta mendorong siswa berpikir kritis dan reflektif—bukan sekadar menghafal materi untuk menghadapi ujian.
Semangat ini yang menjadi latar belakang penyelenggaraan Workshop “Tantangan & Peluang dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam” yang digelar oleh Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Jabodesiten. Acara tersebut diadakan pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Sekolah Dian Harapan Daan Mogot, Jakarta Barat.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 15.00 WIB ini diikuti oleh 90 peserta dari 16 yayasan sekolah anggota Majelis Pendidikan Kristen (MPK), yang mewakili berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA.
Workshop ini menjadi salah satu upaya MPKW Jabodesiten untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah Kristen, khususnya dalam mengimplementasikan konsep pembelajaran mendalam di kelas.
Ketua MPKW Jabodesiten, Benny Murtono, menjelaskan bahwa jumlah peserta dalam kegiatan ini memang dirancang tidak terlalu besar agar proses belajar dalam workshop dapat berlangsung lebih fokus dan efektif.
“Peserta sengaja dibagi berdasarkan jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA. Dengan begitu, materi yang dibahas bisa lebih relevan dan para peserta dapat lebih fokus mengikuti tiap sesi,” ujar Benny.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari yayasan sekolah anggota MPK, terutama dari kategori C dan D. Undangan juga disampaikan secara personal oleh MPKW agar para pengelola sekolah dapat lebih terdorong untuk hadir dan mengikuti kegiatan ini.
Langkah ini juga sejalan dengan visi MPK Indonesia menuju tahun 2030, yaitu mempercepat proses transformasi sekolah Kristen sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, mampu memimpin, memberi dampak positif, dan memiliki karakter Kristiani.
Dipandu PH MPK Indonesia dan Tim BPK PENABUR Jakarta
Kegiatan diawali dengan sesi plenary yang diikuti seluruh peserta. Dalam sesi ini, Dr. Sylvia P. Soetantyo, M.Ed.St., Pengurus Harian Bidang 1C MPK Indonesia, hadir sebagai keynote speaker yang memberikan pemaparan mengenai pentingnya implementasi pembelajaran mendalam dalam proses pendidikan.
Setelah sesi bersama itu, para peserta kemudian mengikuti workshop yang dibagi berdasarkan jenjang pendidikan. Workshop dipandu oleh Tim BPK PENABUR Jakarta sebagai fasilitator.
Dalam workshop ini, peserta mengikuti dua sesi utama. Sesi pertama membahas tentang merancang alur pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan, sedangkan sesi kedua membahas mengenai asesmen dalam pembelajaran mendalam.
Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk memahami secara lebih konkret bagaimana merancang pembelajaran yang tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga mendorong pemahaman yang lebih mendalam, reflektif, dan relevan bagi siswa. MPKW Jabodesiten berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah Kristen anggota MPK dalam mendukung proses transformasi pendidikan yang berkelanjutan.

